Badan Nasional Sertifikasi Profesi sebagai lembaga pelaksanaan uji kompetensi dan sertifikasi kompetensi kerja, pada dasarnya adalah lembaga penjamin mutu kompetensi tenaga kerja dalam rangka peningkatan daya saing nasional.
LPI secara resmi didirikan sebagai nirlaba Kanada pada 25 Oktober 1999, dan bermarkas di dekat Toronto. Kami berusaha untuk membawa bersama-sama yang aktif dan komitmen masyarakat dengan perusahaan dan profesional yang dapat dana dan melaksanakan inisiatif LPI. LPI diakui di seluruh dunia sebagai organisasi utama advokasi dan membantu dalam penggunaan profesional Linux, Open Source, dan Free Software.
Standar industri LPI sertifikasi yang disampaikan dalam ribuan lokasi di seluruh dunia, dalam berbagai bahasa dan dengan dukungan dari pengusaha, vendor, dan pelatih.
Peserta baru, sponsor dan ide-ide yang selalu diterima. Misi
LPI akan mempromosikan dan sertifikasi keahlian penting di Linux dan Open Source teknologi melalui pengiriman global yang komprehensif, kualitas, vendor-ujian independen.
Visi
LPI berusaha untuk menjadi diakui sebagai pemimpin global dalam sertifikasi profesional Linux sementara memajukan Linux dan Open Source gerakan melalui mitra strategis, sponsor, program-program inovatif dan kegiatan pengembangan masyarakat
LSP Telematika merupakan lembaga yang bersifat independen dan profesional dalam menyelenggarakan standarisasi, uji kompetensi dan sertifikasi bagi para profesional di bidang telematika. Dalam perkembangannya, LSP Telematika menjadi rujukan profesionalisme bagi industri telematika di dalam dan luar negeri.
Sertifikat yang dikeluarkan LSP Telematika merupakan bukti pengakuan atas kompetensi seseorang setelah melakukan uji kompetensi.
Materi uji kompetensi LSP Telematika disusun berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang sudah disahkan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Penyusun SKKNI merupakan ahli telematika yang berasal dari Departemen Komunikasi dan Informatika, Departemen Pendidikan, Kementrian Ristek dan beberapa perusahaan TI di Indonesia.
AOSI adalah asosiasi berbadan hukum menghimpun organisasi-organisasi pencinta, penggiat, pengembang, pemakai, pendidik, pelaku bisnis dan semua pendukung Open Source skala nasional yang bekerja sama, bahu membahu membangun sinergi guna mencapai sukses bersama. Diresmikan dan berdiri sejak 30 juni 2008, AOSI merupakan asosiasi yang sah dan memiliki sejumlah program terencana untuk mendorong pengembangan teknis dan bisnis Open Source di Indonesia. AOSI melibatkan pihak pemerintah membahas program dan regulasi guna meningkatkan akselerasi berkembanganya pemanfaatan Open Soure di semua lapisan masyarakat NKRI.
Meningkatkan inovasi dan kreativitas bersama Indonesia, Go Open Source!
Semangat nasional dalam rangka memperkuat sistem teknologi informasi melalui pengembangan dan pemanfaatan Open Source Software (OSS) dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi global.
Inisiasi pemerintah yang didukung oleh institusi pendidikan, dunia bisnis dan komunitas untuk memanfaatkan OSS sebagai platform aplikasi piranti lunak di Indonesia yang diterjemahkan dalam program nasional untuk memperkuat infrastruktur teknologi informasi nasional.
Open Source University Meetup (OSUM) adalah sebuah komunitas global mahasiswa yang bersemangat tentang Free dan Open Source Software (FOSS) dan bagaimana Mengubah (Y) Our World. OSUM mengundang Anda untuk menghubungkan dengan ribuan mahasiswa pengembang dan mendapatkan akses ke pelatihan gratis, pada acara kampus, diskon sertifikasi dan banyak sumber daya mahasiswa bebas.